Tulisan ini bermaksud untuk mengetuk pintu hati para perokok. Berharap semoga mereka menyadari bahwa kebiasaan mereka itu adalah hal yang tidak bermanfaat. Bahkan sangat berbahaya dan merigukan. Berikut kami akan coba paparkan bahan-bahan berbahaya dan penyakit-penyakit yang mengintai para perokok.
Lebih dari 4000 jenis zat kimia dijumpai dalam rokok dengan berbagai fungsi. Asap rokok merupakan kumpulan berbagai bahan bersifat gas yang terbentuk pada saat rokok dibakar. Secara tidak sempurna, terdiri dari gas dan bahan yang diendapkan waktu dihisap.
Pengaruh rokok bagi tubuh dapat dijelaskan sebagai berikut. Kalau sebatang rokok dihabiskan dalam sepuluh kali isapan asap rokok, maka dalam setahun bagi perokok sejumlah 20 batang per hari akan mengalami 70.000 kali isapan asap rokok. Beberapa zat kimia yang berbahaya dalam rokok bersifat kumulatif (ditimbun). Suatu saat dosis racunnya akan mencapai titik toksis sehingga mulai kelihatan gejala yang ditimbulkan.
Nikotin merupakan komponen yang paling banyak dijumpai di dalam rokok. Nikotin bersifat toksisi terhadap syaraf dengan stimulasi atau dipresi. Nikotin yang terdapat di dalam darah perokok normal akan menyebabkan peningkatan tekanan darah baik sistolik maupun diastolic. Selain itu juga meningkatkan kadar gula darah, kadar asam lemak bebas, kolesterol LDL, mengurangi kencing dan meningkatkan agregasi sel pembekuan darah. Nikotin berperan penting dalam menyebabkan ketagihan bagi perokok.
Gas karbon monoksida (CO) merupakan gas yang berjumlah 2-6% di dalam rokok. Gas ini bersifat toksis dan menghambat transport serta pengangkutan oksigen. Gas ini pada kadar 400 ppm sudah dapat meningkatkan karboksihemoglobin dalam darah sejumlah 2-16%. Jika berjalan terus akan terjadi Policythemia (pertambahan kadar butir darah merah) yang mempengaruhi fungsi syaraf pusat.
Tar merupakan bagian partikel rokok yang bersifat karsinogen (pemicu kanker). Walaupun telah diberi filter, efek tersebut tetap ada pada paru-paru jika dihirup dalam-dalam, dihisap berkali-kali dan jumlah rokok yang dipergunakan bertambah banyak
Timah hitam (Pb) merupakan partikel asap rokok. Setiap satu batang rokok yang diisap mengandung 0,5 ug Pb. Jika seseorang menghisap 20 batang rokok/hari, berarti menghasilkan 10 ugr Pb, mendekati ambang batas dari kadar yang berbahaya.
Di bawah ini terdapat sederetan daftar penyakit terpenting yang mungkin akan diderita oleh para perokok.
A. Sistem pernapasan, menyebabkan penyakit:
- Kanker paru-paru
- Kanker batang tenggorok
- Radang bronchitis kronis
- Emfisema
B. Jantung dan system peredaran darah, menyebabkan penyakit:
- Penyumbatan pembuluh darah
- Jantung dan mati mendadak
- Penyumbatan pembuluh darah pada otak yang menyebabkan kelumpuhan
- Tidak stabilnya peredaran darah dan anggota tubuh
C. Sistem pencernaan, menyebabkan penyakit:
- Kanker bibir
- Kanker mulut dan tenggorokan
- Kanker pipa esophagus
- Luka pada lambung dan usus 12 jari
- Kanker pangkreas
D. Sistem ekskresi, menyebabkan penyakit:
- Bengkak pada kandung kemih
- Kanker kandung kemih
- Kanker ginjal
E.Wanita hamil dan anak-anak, menyebabkan:
- Keguguran
- Berkurangnya berat bayi yang dilahirkan
- Kematian bayi dan janin dalam kandungan
- Bertambahnya penyakit radang paru-paru pada anak yang masih disusui
Selain penyakit yang disebutkan tersebut, rokok juga menimbulkan radang pada syaraf mata yang menyebabkan kebutaan, asma, radang kulit, sakit hidung, telinga dan tenggorokan. Selain itu rokok juga menyebabkan kerugian material. Penelitian di Inggris pada tahun 1987 menunjukkan pengeluaran uang untuk pembelian rokok per orang sebesar 2,9% dari jumlah pengeluaran setiap minggu. Di Amerika (1990), pengeluaran untuk pemeliharaan kesehatan para perokok menunjukkan biaya $600, lebih tinggi per tahun dibandingkan dengan seseorang yang tidak merokok.
Lebih dari 4000 jenis zat kimia dijumpai dalam rokok dengan berbagai fungsi. Asap rokok merupakan kumpulan berbagai bahan bersifat gas yang terbentuk pada saat rokok dibakar. Secara tidak sempurna, terdiri dari gas dan bahan yang diendapkan waktu dihisap.
Pengaruh rokok bagi tubuh dapat dijelaskan sebagai berikut. Kalau sebatang rokok dihabiskan dalam sepuluh kali isapan asap rokok, maka dalam setahun bagi perokok sejumlah 20 batang per hari akan mengalami 70.000 kali isapan asap rokok. Beberapa zat kimia yang berbahaya dalam rokok bersifat kumulatif (ditimbun). Suatu saat dosis racunnya akan mencapai titik toksis sehingga mulai kelihatan gejala yang ditimbulkan.
Nikotin merupakan komponen yang paling banyak dijumpai di dalam rokok. Nikotin bersifat toksisi terhadap syaraf dengan stimulasi atau dipresi. Nikotin yang terdapat di dalam darah perokok normal akan menyebabkan peningkatan tekanan darah baik sistolik maupun diastolic. Selain itu juga meningkatkan kadar gula darah, kadar asam lemak bebas, kolesterol LDL, mengurangi kencing dan meningkatkan agregasi sel pembekuan darah. Nikotin berperan penting dalam menyebabkan ketagihan bagi perokok.
Gas karbon monoksida (CO) merupakan gas yang berjumlah 2-6% di dalam rokok. Gas ini bersifat toksis dan menghambat transport serta pengangkutan oksigen. Gas ini pada kadar 400 ppm sudah dapat meningkatkan karboksihemoglobin dalam darah sejumlah 2-16%. Jika berjalan terus akan terjadi Policythemia (pertambahan kadar butir darah merah) yang mempengaruhi fungsi syaraf pusat.
Tar merupakan bagian partikel rokok yang bersifat karsinogen (pemicu kanker). Walaupun telah diberi filter, efek tersebut tetap ada pada paru-paru jika dihirup dalam-dalam, dihisap berkali-kali dan jumlah rokok yang dipergunakan bertambah banyak
Timah hitam (Pb) merupakan partikel asap rokok. Setiap satu batang rokok yang diisap mengandung 0,5 ug Pb. Jika seseorang menghisap 20 batang rokok/hari, berarti menghasilkan 10 ugr Pb, mendekati ambang batas dari kadar yang berbahaya.
Di bawah ini terdapat sederetan daftar penyakit terpenting yang mungkin akan diderita oleh para perokok.
A. Sistem pernapasan, menyebabkan penyakit:
- Kanker paru-paru
- Kanker batang tenggorok
- Radang bronchitis kronis
- Emfisema
B. Jantung dan system peredaran darah, menyebabkan penyakit:
- Penyumbatan pembuluh darah
- Jantung dan mati mendadak
- Penyumbatan pembuluh darah pada otak yang menyebabkan kelumpuhan
- Tidak stabilnya peredaran darah dan anggota tubuh
C. Sistem pencernaan, menyebabkan penyakit:
- Kanker bibir
- Kanker mulut dan tenggorokan
- Kanker pipa esophagus
- Luka pada lambung dan usus 12 jari
- Kanker pangkreas
D. Sistem ekskresi, menyebabkan penyakit:
- Bengkak pada kandung kemih
- Kanker kandung kemih
- Kanker ginjal
E.Wanita hamil dan anak-anak, menyebabkan:
- Keguguran
- Berkurangnya berat bayi yang dilahirkan
- Kematian bayi dan janin dalam kandungan
- Bertambahnya penyakit radang paru-paru pada anak yang masih disusui
Selain penyakit yang disebutkan tersebut, rokok juga menimbulkan radang pada syaraf mata yang menyebabkan kebutaan, asma, radang kulit, sakit hidung, telinga dan tenggorokan. Selain itu rokok juga menyebabkan kerugian material. Penelitian di Inggris pada tahun 1987 menunjukkan pengeluaran uang untuk pembelian rokok per orang sebesar 2,9% dari jumlah pengeluaran setiap minggu. Di Amerika (1990), pengeluaran untuk pemeliharaan kesehatan para perokok menunjukkan biaya $600, lebih tinggi per tahun dibandingkan dengan seseorang yang tidak merokok.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar